![]() |
Pincab DD Banten Abdurrahman Usman dan owner Enter English Center Dace foto bersama usai penandatanganan nota kerjasama di Cilegon, Banten. |
CILEGON —
Salah satu isu yang masih menjadi perhatian di Banten adalah persoalan
tingginya angka pengangguran. Berdasarkan data
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, per Agustus 2013 jumlah
pengangguran mencapai 509 ribu jiwa (sumber: Antara). Hal ini berdampak pada
berbagai aspek kehidupan masyarakat, terutama angka kemiskinan yang terus naik.
Tak hanya itu, fakta ini berpengaruh pada stabilitas sosial yang semakin rawan,
terlebih tantangan global di masa mendatang akan semakin sulit bagi usia
produtif di Banten, jika tidak ditopang dengan skill mampu bersaing.
Beranjak
dari persoalan tersebut, Dompet Dhuafa
(DD) Banten melalui program Institut Kemandirian terus berupaya
melahirkan insan-insan tangguh yang tidak sekadar memiliki kemampuan yang marketable namun juga memiliki visi ke
depan yakni melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang berkarakter.
“Alhamdulillah,
program ini (Institut Kemandirian. Red) mendapat dukungan dari masyarakat
Banten, di antaranya pada Januari 2015, lembaga kursus bahasa Inggris ENTER
bersama DD Banten menjajaki kerjasama,” ujar Pimpinan Cabang DD Banten
Abdurrahman Usman.
Sinergi ini, kata Usman, terjalin dikarenakan antara DD Banten dan ENTER memiliki visi yang sama dalam upaya memberikan solusi pada persoalan pengangguran di Banten. “Intinya kita bersama-sama mencari jalan keluar dari persoalan pengangguran serta membantu masyarakat dhuafa untuk dapat hidup layak dan terbebas dari kemiskinan,” tambahnya.
Kerjasama
DD Banten dan ENTER ini terjalin dalam bentuk pemberian beasiswa bagi calon
siswa yang memiliki semangat juang yang tinggi untuk mahir berbahasa Inggris
serta memiliki dan mau membangun jiwa
enterspreneurship. “Konsepnya adalah ENTER akan menyisihkan 5% infak/zakat
perusahaannya setiap bulan untuk disalurkan melalui DD Banten, melatih
kemampuan berbahasa Inggris dan kewirausahaan penerima manfaat (dhuafa), serta
kursus gratis bagi amil,” imbuh Usman. [Setiawan Chogah]
0 komentar:
Posting Komentar